Minggu, 24 April 2016

MENDONGKRAK NILAI BENDA


MENDONGKRAK NILAI BENDA
Saudaraku…..!
Suatu benda bernilai tinggi ketika masih bermanfaat. Nilai akan berkurang bahkan hilang sama sekali ketika tidak lagi bermanfaat. Dalam kondisi normal emas dan permata sangat bernilai tinggi. Sehingga orang akan sangat menghargai emas dan permata tersebut. Akan tetapi manakala banjir melanda, penghargaan beralih kepada benda yang tak pernah dapat penghargaan sebelumnya. yaitu “debok”.  Pohon pisang yang telah ditebang dan diambil buahnya. Jangankan orang disuruh membeli diberi pun ia tidak sudi.
Saudaraku
Hari ini orang tidak menghargai iman dan amal sholih. Mereka menganggap iman dan amal sholih tidak bernilai dan tidak bermanfaat. Mereka tidak menganggap penting. Mereka cuaikan dan tidak ambil perhatian. Ketahuilah pada saatnya nanti, pada kondisi yang semua orang akan mengalami. Saat ajal tiba terbelalaklah mata hati mereka. Ternyata iman dan amal sholih sangat penting, sangat bermanfaat, sangat bernilai, dan sangat berharga. Mereka merengek-rengek memohon kepada Allah agar dikembalikan ke dunia walau sebentar. Mereka akan mengusahakan iman dan amal sholih dengan sungguh-sungguh. Namun semuanya sudah terlambat…!!!
حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَحَدَهُمُ ٱلۡمَوۡتُ قَالَ رَبِّ ٱرۡجِعُونِ ٩٩  لَعَلِّيٓ أَعۡمَلُ صَٰلِحٗا فِيمَا تَرَكۡتُۚ كَلَّآۚ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَآئِلُهَاۖ وَمِن وَرَآئِهِم بَرۡزَخٌ إِلَىٰ يَوۡمِ يُبۡعَثُونَ ١٠٠
99. (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia) 100. agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan    (QS. Al Mukminuun : 99-100)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar