Rabu, 27 Juli 2016

GURU NGAJI YANG JADI MENTERI


GURU NGAJI YANG JADI MENTERI
Salah satu nama yang mengagetkan banyak orang dalam kabinet baru hasil reshuffle pada Rabu siang ini adalah penunjukan Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral. Tidak banyak yang tahu siapa Arcandra Tahar, pria berusia 45 asal Padang Pariaman ini.
Maklum sudah 20 tahun Arcandra meninggalkan tanah air dan hidup sebagai diaspora di Houston Amerika Serikat. Nama Arcandra memang tidak asing buat warga Indonesia di Houston.
Namun penunjukan Arcandra juga mengejutkan salah seorang diaspora di Houston. "Surprise betul. Orangnya sangat low profile," ujar Ira Damayanti, yang tahun lalu bersama Konjen Indonesia di Houston Henk Saroinsong dan Tim Indonesia Diaspora Network, mengunjungi Arcandra di tempat kerjanya Petroneering.
"Alhamdulillah.. Salah satu putra terbaik Diaspora Indonesia di Houston USA diberi amanah sebagai Menteri ESDM," katanya. Di kalangan masyarakat Indonesia, Arcandra juga terkenal sangat pintar, dan memiliki banyak paten bidang offshore engineering.
"Keseharian selama kami mengenal beliau di Houston, beliau sosok Islam yang taat, family man," kata Ira.
Ayah 2 anak ini adalah pendiri Indonesian Family Academy, lembaga yang setiap hari Sabtu mengajarkan anak-anak secara sukarela membaca Alquran dan kajian tentang Islam.
"Ia turun tangan langsung bersama istrinya memberikan pelajaran Alquran dan Agama Islam," ujar teman dekat Arcanda pada GATRAnews.
Selama bulan Ramadhan, komunitas ini menyelenggarakan kegiatan semacam Ramadhan Camp. Kadang juga mengadakan acara keluarga seperti mancing bareng dan membakar ikan bareng.
Arcandra Tahar saat dikunjungi Indonesia Diaspora Network di kantornya Petroneering, Houston, Amerika Serikat (GATRAnews/Renny Damayanti Malon) Arcandra Tahar saat dikunjungi Indonesia Diaspora Network di kantornya Petroneering, Houston, Amerika Serikat (GATRAnews/Renny Damayanti Malon) Arcandra saat ini Presiden di Petroneering Houston di Texas. Perusahaan ini bergerak di bidang energi dan minyak. Setidaknya sudah 2 tahun 10 bulan menjabat sebagai Presiden sejak Oktober 2013. Sebelum menjabat sebagai Presiden di Petroneering, Arcandra memiliki posisi sebagai Principal Horton Wison Deepwater Inc sejak Oktober 2009 hingga Oktober 2013.
Ia juga pernah bekerja di AGR Deepwater Development System Inc, di Hydrodynamics Lead Floa TEC LLC dan berbagai perusahaan internasional lainnya.
Menyelesaikan S1 di Teknik Mesin ITB dan kemudian bekerja di Andersen Consulting demi memiliki uang agar dapat melanjutkan kuliahnya ke S2 nya di Amerika.
Kuliah S2 di texas A&M University Amerika diselesaikan dengan baik dan berniat kembali ke Indonesia untuk membenahi PT Timah yang waktu itu kondisinya sedang susah. Dengan mempertimbangkan banyak hal, akhirnya dia melanjutkan S3 di Amerika juga dengan beasiswa.
Sejak saat itulah Arcandra melanglang buana di Amerika dan bekerja di berbagai perusahaan internasional.
Meski tinggal di Amerika, kepeduliannya atas tanah kelahirannya sangat tinggi. "Dia lah yang berada dibalik negosiasi sehingga proyek Masella dilakukan onshore bukan offshore," ujar teman dekat Archandra.
Menurut teman dekatnya ini, Presiden Jokowi memberi sanjungan atas masukan Arcandra soal blok Masela. "Dia menjadi teman berbincang presiden terkait sumber daya alam di Indonesia bila sedang berada di tanah air," ujar sumber GATRAnews tersebut.
Berikut Profil Menteri ESDM baru:
Dr Arcandra Tahar
Pendidikan :
- ITB Teknik Mesin : 1989 -1994
- Texas A&M University Ocean Engineering : 1996 – 1998
- Texas A& M Univeristy Ocean Engineering (Doctor of Philosophy) : 1998 – 2001
Riwayat Pekerjaan
- Presiden Petroneering : 2013-2016
- Principal Horton Wison Deepwater : 2009 – 2013
- Principal dan Presiden Asia Pasific AGR Deepwater Development System : 2007-2009
- Hydronynamics Lead FloaTec LLC 2006 – 2007
- Peneliti Technip Offshore : 2001 – 2006
- Asisten Peneliti Offshore Technology Research Center : 1997 – 2001
- Technical Advisor Noble Denton : 2000
Skill
Product Development, Wave Basin Model Testing, Offshore Field Measurement, Deepwater Platform Design and Analysis (Spar, TLP and Semisubmersible), FPSO Analysis, Shallow Water Platform Design and Analysis (Buoyant Tower), Mooring Design and Analysis, Riser Design and Analysis, Naval Architecture, Hydrodynamics, Software Development, Asset Integrity Management, Wave Energy, Offshore Drilling (Sumber: Gatranews)

NASIONALISME SEORANG SRI MULYANI


NASIONALISME SEORANG SRI MULYANI
Tahta itu seberkas cahaya. Sinarnya melambai-lambai ke laron-laron untuk datang merubung dan menyilaukan para pencari kuasa. Ia bisa memberi harapan pada mereka yang putus asa, tapi panasnya juga bisa memanggang mereka yang tak terbiasa.
Dulu, saya terpukau, mengapa gerangan Chairul Tanjung  muda, kaya-raya, pemilik Carrefour, Bank Mega, jaringan televisi Trans dan media online detik Com mau menjadi menteri pengganti di penghujung kekuasaan Presiden SBY? Gaji menteri hanya 19 juta, penghormatan tak seberapa, gagal dicaci-maki, berhasil tak dipuja-puji, salah-salah malah masuk bui.
Kini pun saya heran, mengapa gerangan Sri Mulyani mau meninggalkan jabatannya sebagai orang nomer dua di Bank Dunia yang selalu menempatkannya dalam daftar Forbes sebagai salah satu dari Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia -- untuk jadi menteri di Indonesia? Kata-katanya menjangkau dunia, kalimatnya didengar para penguasa di hampir semua negara. Bawahannya para bule, penghasilannya bermiliar-miliar rupiah.
Dan seterusnya.
Pada akhirnya, kita paham. Kekuasaan juga menyimpan misterinya sendiri. Ada yang datang sekadar untuk mencicipi nikmatnya semata, ada yang hendak menjadikannya arena untuk melindungi kepentingan sendiri, menjadikannya ruang untuk membalas dendam, dan juga yang bergabung dengan kekuasaan semata-mata untuk mengabdikan kemampuan.
Saya percaya, Sri Mulyani rela “surut” di jabatan itu dari bos Bank Dunia menjadi menteri bawahan Presiden Jokowi semata-mata untuk kemaslahatan negerinya. Saya dengar, tak mudah membujuknya untuk mau bergabung di kabinet. Ia bukan pencari kerja, ia menetapkan berbagai syarat dan bukan sebaliknya.
Anda lihat foto ini bae’-bae’ Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dan Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani, menangkupkan tangan bersalaman bertiga di kantor pusat Bank Dunia di Amerika beberapa pekan lalu.
Dan saya bayangkanlah latar pertemuan ini saya bayangkan lho ya! JK datang membawa misi membujuk Sri Mulyani untuk kembali seraya memintakan izin kepada sang presiden. Lalu mereka bersepakat, bersalaman dan tertawa sumringah bertiga.
Untuk Indonesia.
Selamat bekerja Ibu Sri Mulyani, perempuan paling berpengaruh di dunia yang kembali untuk negerinya (Copas from Mas Tomi)

BAWA HP KE MASJID


BAWA HP KE MASJID

Syeikh Nuruddin Albanjari dlm satu ceramahnya pernah memberi pertanyaan kpd para pendengar :
"Kenapa tidak ada seorangpun pemain sepak bola membawa handphone mereka masuk lapangan ketika bertanding?
Jawabannya:
Sebab tidak ada kepentingan !
Mereka hanya perlu fokus kepada permainan mereka.
Persoalan yang diberikan oleh Syeikh Nuruddin Al-Banjari:
Jadi kenapa kita perlu membawa handphone ketika masuk ke rumah Allah/masjid ?
Adakah lapangan bola itu lebih mulia daripada masjid?
Adakah bermain bola itu perlu lebih fokus/khusyuk daripada solat ?
Pesanan Syeikh:
Mulai sekarang, belajarlah... Belajarlah untuk tidak menyibukkan diri dengan handphone/netbook/laptop dalam rumah Allah/masjid karena tiada urusan yang lebih penting daripada urusan kita dengan Allah.
*Jaga adab kita dengan Allah...!
Syeikh Abdurrahman Assudais, Imam Mesjidil Haram, satu ketika mengimami shalat di depan Ka'bah, dalam shalat nya beliau mendengar suara musik dr hp salah satu jamaah yg ikut shalat dibelakangnya.
Setelah selesai shalat beliau bangkit sambil menangis berkata kpd jamaah shalat, "Saya belum pernah mendengar musik di rumah saya tetapi hari ini saya mendengar musik di rumah Allah".
Subhanallahu....
Semoga kita bisa mengambil ibroh.
Aamiin Yaa Rabb...

Jumat, 22 Juli 2016

Selamat Hari Anak Nasional



Selamat Hari Anak Nasional

Tanggal 23 Juli diperingati sebagai hari Anak NAsional . Momen tersebut kita jadikan renungan betapa berartinya kehadiran seorang anak. Anak adalah amanah dari Allah. Maka sudah semestinya kita merawat dan menjaganya.  Kita perhatikan kebutuhannya, baik jasmani lebih-lebih ruhani. Kita program masa depannya sejak dini. Program yang utama adalah menjadi anak sholeh dan sholihah. Sehingga menjadi investasi yang tiada henti walau kita sudah mati.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ قُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ وَأَهۡلِيكُمۡ نَارٗا ...
6. Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari…
(QS.At Tahrim: 6)
Semoga Allah memberi taufiq dan hidayah.
Untuk beribadah Istiqomah sampai akhir hayat…! Amiin…3x YRA