Jumat, 26 Februari 2016

KARAKTER ORANG JEPANG


KARAKTER ORANG JEPANG
Allah SWT Berfirman
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقۡنَٰكُم مِّن ذَكَرٖ وَأُنثَىٰ وَجَعَلۡنَٰكُمۡ شُعُوبٗا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓاْۚ إِنَّ أَكۡرَمَكُمۡ عِندَ ٱللَّهِ أَتۡقَىٰكُمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٞ ١٣
13. Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuandan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.(QS AL Hujurot : 13)
Salah satu pelajaran yang dapat kita petik dari ayat tersebut agar kita mengenal bangsa-bangsa. Kali ini kita akan mengenal  kharakter saudara tua kita Bangsa Jepang dari jauh. Bagaimana semangat dan  motivasi kerja mereka, sehingga membuat kebanyakan orang disana sukses. Berikut  ini sebagian kelebihan yang dimiliki rata-rata masyarakat jepang:
1.Kerja Keras
Tentu ini motivasi yang patut kita contoh! Sama seperti kebanyakan orang-orang di Asia Timur. Mereka menjadi pekerja keras dalam hidupnya.Kata mutiara motivasi : Di dunia ini tidak ada yang namanya kegagalan, yang ada adalah kita kurang bekerja keras.
2.Ulet Pantang Menyerah
Masyarakat jepang untuk ini benar-benar membuktikannya. Dulu mereka setelah porak-poranda akbiat perang dunia ke II. Hanya membutuhkan waktu tidak lama untuk menjadi salah satu pusat ekonomi dunia. Pesan Motivasi : Menyerahlah jika peluang benar-benar sudah habis. Tapi selagi masih ada satu harapan, Raihlah dengan kerja keras dan anda pasti SUKSES.
3. Menjaga Kehormatan
Jika kamu sering melihat film atau mungkin mengikuti artikel berita di TV, sesekali pasti mendengar istilah Harakiri yaitu bunuh diri dengan menusukkan pedang ke perut. Itu dilakukan oleh masyarakat disana karena mereka tahu malu. Masih ingat Menteri Kesehatan Jepang yang mengundurkan diri karena melakukan kesalahan. Atau pejabat yang akhirnya bunuh diri karena telah melakukan korupsi. Atau  pelajar yang bunuh diri karena nilainya jelek. Dan menjadikan orang jepang menjadi nomer satu dalam kasus bunuh diri. Tapi ingat BAIK-BAIK artikel ini tidak memerintahkan anda bunuh diri jika membuat orang lain susah. Pesan Motivasi yang bisa kita raih adalah “Tahu Malulah”, dan kemudian intropeksi diri berbuat lebih baik lagi
4.Rajin Membaca
Membaca seperti menjadi sebuah budaya di Jepang. Bukanlah hal yang aneh melihat orang bejalan sambil membaca.Atau saat anda masuk ke kereta listrik, disana bisa dilihat banyak orang yang membaca. Banyak-banyaklah membaca artikel,. Karena dengan lebih banyak mengetahui informasi, anda sudah lebih dekat ke tujuan.
5.Super Ketat Menjaga Tradisi Leluhur
Motivasi yang ini patut kita contoh. Mengapa? bayangkan saja dengan kemajuan tekhnologi dan ekonomi. Mereka tetap tidak meninggalkan tradisi. Bahkan pernah ada  berita yang memperlihatkan “Laptop dikasih jampi-jampi supaya tidak terkena masalah”. Saat ini anda sedang kerja atau sedang belajar. Gunakanlah artikel sukses dari orang jepang diatas untuk dijadikan motivasi, karena sukses adalah HAK setiap orang, bagi yang memenuhi syarat untuk mendapatkannya.
Bapak, Ibu, dan Saudaraku yang menemukan kelebihan laim orang Jepang bisa menambahkan.

APA YANG TERPENTING BAGI KITA


APA YANG TERPENTING BAGI KITA
Saudaraku…!
Tanpa mengurangi makna hari lain. Marilah kita gunakan malam jumat ini untuk memberi asupan Ruhani kita biar tetap sehat.Sehingga ibadah tetap semangat. Semoga bermanfaat. Dunia akhirat. Amiin…!
Apa yang Terpenting bagi Kita
Serombongan ilmuwan berbagai bidang ilmu pengetahuan sedang melakukan riset di tengah laut. Mereka dihantar oleh kapal kecil. Seorang professor bertanya kepada awak kapal, "Bapak pernah sekolah sampai tingkat apa?" "Saya hanya sampai kelas lima SD, Pak" Jawab awak kapal dengan polos. " Saya kira umur anda sudah empat puluhan, sayang sekali anda sia-siakan umur anda di tengah laut" kata professor menasehati awak kapal. Tak berapa lama cuaca berubah, langit jadi hitam, tanda hujan badai tak terduga akan datang. Kapal kecil itu mulai terombang ambing dan tak terkendali. Awak kapal bertanya pada professor, " Bapak bisa berenang?" Dengan gugup dan wajah ketakutan professor menjawab "Saya tidak bisa berenang." Kata awak kapal, "Sayang sekali pak, Bapak menghabiskan waktu untuk belajar apa yang tidak bisa diandalkan untuk menolong Bapak saat ini. Yang Bapak perlukan saat ini hanya berenang, kapal sebentar lagi akan tenggelam".

Inilah perumpamaan hidup kita. Coba kita berfikir ulang, kita renungkan kembali. Barangkali apa yang kita anggap penting saat ini. Segala potensi kita curahkan untuk hal tersebut. Waktu, tenaga, dan pikiran kita curahkan untuk meraihnya. Kita berbangga-bangga dengannya. Bahkan kita jadikan sebagai ukuran kesuksesan dan keberhasilan. Ternyata suatu saat hanya angan-angan kosong dan tipuan belaka. Sementara apa yang kita anggap tidak penting, kita cuaikan dan tidak ambil perhatian bahkan cenderung merendahkan, mencemooh orang yang mengusahakannya. Suatu saat menjadi suatu perkara yang sangat-sangat penting. Di dunia mungkin masih ada orang lain yang menolong. Akan tetapi di akhirat nanti? Kita pengadilan Allah sendiri-sendiri. Sahabat, jangan sampai terlambat, masih ada sempat…
May ALLAH bless you All

Kamis, 25 Februari 2016

HIKMAH MUSIBAH


HIKMAH MUSIBAH

Saudaraku…!
Ada seorang baru saja membeli sepatu baru. Merek terkenal. Tentu harganya mahal. Kemudian dia pergi berenang. Ketika dalam perjalanan ke kolam renang dia melepas sepatunya dan meletakkan di tempat yang menurutnya aman. Ternyata setelah selesai berenang sepatunya hilang. Ia marah dan kesal. Ia menegur dengan nada keras pegawai kolam renang. Bahkan dengan marah-marah sambil menyebut merk sepatu dan berapa dia beli. Maka terpaksa dia pulang tanpa sepatu.  Saat berdiri di pinggir jalan sambil menunggu Taxi, lewatlah seorang yg tidak punya kedua kaki. Ia mengayuh sepeda rakitan dengan kedua tangannya  sambil bersenandung solawat. Melihat pemandangan seperti itu hatinya terketuk. Orang itu pun tertunduk malu, sambil berkata dalam hatinya: " Alangkah buruknya hatiku. Aku baru kehilangan sepatu saja marah-marah dan tidak bisa mengendalikan emosiku. Sedang orang itu telah kehilangan kedua kakinya utk selama-lamanya. Ia  bisa bahagia dan menikmati hidupnya."

Saudaraku….!
Jika musibah datang dan apa saja yang tidak sesuai harapan menimpa diri kita. Tumbuhkan kesabaran dan kesadaran bahwa  masih banyak orang yang lebih menderita. Sehingga kita bisa mengendalikan hati kita. Kita lebih pandai bersyukur.

KENIKMATAN ADALAH UJIAN


KENIKMATAN ADALAH UJIAN
Saudaraku…!
Hari ini orang memahami bahwa ujian itu sesuatu tidak menyenangkan. Apabila menimpa disuruh sabar dan tabah. Jarang orang memahami bahwa ujian itu juga sesuatu  yang menyenangkan. Ketika orang mendapat kenikmatan tidak disuruh sabar dan tabah. Padahal ujian yg berat itu justru berupa kesuksesan, kekayaan, kekuasaan, popularitas, dan segala macam kenikmatan lainnya. Apakah kita bisa memanfaatkan itu semua sesuai kehendak Allah? Dalam rangka mencari Ridlo Allah. Ataukah kita lupa diri dengan berbuat kedholiman atas nikmat-nikmat tersebut? Juga adakah kita sadar diri bahwa segala keberhasilan kita adalah nikmat Allah dan amanah Allah yang harus disyukuri. Atau kita congkak dan sombong tanpa sadar diri dgn menganggap bahwa keberhasilan itu adalah karena kepandaian kita, ilmu kita, ulet dan usaha kita. Seperti anggapan Qorun dengan kekayaannya yg berlimpah dia bilang: " Ini semua adalah berkat ilmuku yang hebat sehingga aku kaya". Akhirnya dgn kesombongannya itu dia beserta kekayaannya ditenggelamkan Allah Ta'ala. Syukurilah setiap nikmat karena syukur itu penjaga dan pengikat nikmat agar tidak hilang dari kita, Bahkan dengan syukur akan ditambah  kenikmatan dan keberkahan berlipat-lipat. Adapun Syukur itu kreterianya adalah:
1. Sadarlah bahwa kenikmatan berupa apapun itu murni anugerah Allah, pemberian Allah dan kehendakNya. Bukan krn kehebatan kita.
2. Gunakan kenikmatan itu sesuai dengan SYARI'ATNYA, harta benda dengan banyak sodaqoh, kekuasaan dan kedudukan gunakan untuk membela orang lemah dan yang tertindas dan adili dengan adil siapa saja yg berbuat dholim sehinga mereka jera dengan kedholimannya. Kesehatan gunakan beribadah dan berkarya utk kemanfaatan orang banyak dan juga nikmat-nikmat yang lain.
3 Jangan berubah sifat dan sikap dgn keberhasilan Anda menjadi congkak dan sombong tapi justru dgn kesuksesan Kita menjadi tawadhuk rendah hati terutama kepada fakir miskin dan orang-orang lemah, rakyat bawahan, kepada para buruh kita hargai mrk, kita dudukan diri kita bersama mereka sama rendah dan berdiri sama tinggi niscaya dgn sikap itu justru Allah akan mengangkat derajat kita dunia dan akherat.
Saudaraku…!
Mari kita introspeksi pada diri kita.
Sudahkah kita mensyukuri nikmat Allah dengan kreteria-kriteria.
Semoga Allah melimpahkan taufik dan hidayah kepada diri kita. Amiiin…!

Qolbin Saliim



Qolbin Saliim
Firman Allah SWT QS.  Ash-Shu’aro ayat 88-89
 يَوۡمَ لَا يَنفَعُ مَالٞ وَلَا بَنُونَ ٨٨ إِلَّا مَنۡ أَتَى ٱللَّهَ بِقَلۡبٖ سَلِيمٖ ٨٩
88. (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
89. kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih
Siapa yang yaqin pada Allah dan hari akhir akan mempunyai hati yang selamat. Sebaliknya siapa yang yaqin pada maal dan mulk, harta, tahta, dan wanita  maka dia akan jauh dari Allah yang menyebabkan hatinya tidak selamat. Jika yakinnya salah maka analisanya salah, kesimpulannya salah, dan amalnya pun juga salah. Suasana dan keadaan menjadi buruk. Banyak fitnah dan bencana menimpa.
Hadits Nabi Muhammad SAW bahwa setiap orang berbuat dosa maka satu bintik hitam menempel di hatinya. Jika hal ini berlangsung terus menerus maka hati bisa berkarat, hitam dan keras. Yang ditakutkan jika kita mati dalam keadaan seperti ini. Naudzubillahi min syarri dzaalik.

ENERGI POSITIF



SALURKAN ENERGI POSITIF

Saudaraku…!
Tidak ada salahnya, minimal satu kali dalam sehari kita sampaikan kepada siapapun baik lewat online maupun offline sesuatu yang positif. Semakin banyak ucapan positif yang kita sampaikan maka semakin banyak pula energi positif yang dihasilkan. Semakin banyak energi positif  menghasilkan kinerja baik dan berdampak baik untuk diri kita dan  lingkungan sekitar.
Sebaliknya ketika suatu keburukan atau hal negatif dibicarakan atau bahkan kita caci-maki sedemikian rupa. Tidak berpengaruh secara signifikan bahwa hal yang buruk atau negatif itu akan berubah menjadi baik atau positif. Tindakan kecil tapi nyata jauh lebih bermanfaat dan mempunyai nilai lebih untuk diri kita.
Misalnya luka ditubuh kita garuk-garuk. Luka itu tidak menjadi sembuh justru semakin bertambah parah. Maka jangan digauk, tetapi lakukan tindakan nyata. Kasih betadin atau obat lain sesuai petunjuk ahliya. Maka insya Allah akan sembuh.
Allaj SWT berfirman
  وَذَكِّرۡ فَإِنَّ ٱلذِّكۡرَىٰ تَنفَعُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ٥٥ 
55. Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman (Q.S. Adz Dzariyyat : 55)