GURU NGAJI YANG JADI MENTERI
Salah satu nama yang mengagetkan banyak
orang dalam kabinet baru hasil reshuffle pada Rabu siang ini adalah penunjukan
Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral. Tidak banyak yang
tahu siapa Arcandra Tahar, pria berusia 45 asal Padang Pariaman ini.
Maklum sudah 20 tahun Arcandra
meninggalkan tanah air dan hidup sebagai diaspora di Houston Amerika Serikat.
Nama Arcandra memang tidak asing buat warga Indonesia di Houston.
Namun penunjukan Arcandra juga
mengejutkan salah seorang diaspora di Houston. "Surprise betul. Orangnya
sangat low profile," ujar Ira Damayanti, yang tahun lalu bersama Konjen
Indonesia di Houston Henk Saroinsong dan Tim Indonesia Diaspora Network,
mengunjungi Arcandra di tempat kerjanya Petroneering.
"Alhamdulillah.. Salah satu putra
terbaik Diaspora Indonesia di Houston USA diberi amanah sebagai Menteri
ESDM," katanya. Di kalangan masyarakat Indonesia, Arcandra juga terkenal
sangat pintar, dan memiliki banyak paten bidang offshore engineering.
"Keseharian selama kami mengenal
beliau di Houston, beliau sosok Islam yang taat, family man," kata Ira.
Ayah 2 anak ini adalah pendiri
Indonesian Family Academy, lembaga yang setiap hari Sabtu mengajarkan anak-anak
secara sukarela membaca Alquran dan kajian tentang Islam.
"Ia turun tangan langsung bersama
istrinya memberikan pelajaran Alquran dan Agama Islam," ujar teman dekat
Arcanda pada GATRAnews.
Selama bulan Ramadhan, komunitas ini
menyelenggarakan kegiatan semacam Ramadhan Camp. Kadang juga mengadakan acara
keluarga seperti mancing bareng dan membakar ikan bareng.
Arcandra Tahar saat dikunjungi Indonesia
Diaspora Network di kantornya Petroneering, Houston, Amerika Serikat
(GATRAnews/Renny Damayanti Malon) Arcandra Tahar saat dikunjungi Indonesia
Diaspora Network di kantornya Petroneering, Houston, Amerika Serikat (GATRAnews/Renny
Damayanti Malon) Arcandra saat ini Presiden di Petroneering Houston di Texas.
Perusahaan ini bergerak di bidang energi dan minyak. Setidaknya sudah 2 tahun
10 bulan menjabat sebagai Presiden sejak Oktober 2013. Sebelum menjabat sebagai
Presiden di Petroneering, Arcandra memiliki posisi sebagai Principal Horton
Wison Deepwater Inc sejak Oktober 2009 hingga Oktober 2013.
Ia juga pernah bekerja di AGR Deepwater
Development System Inc, di Hydrodynamics Lead Floa TEC LLC dan berbagai
perusahaan internasional lainnya.
Menyelesaikan S1 di Teknik Mesin ITB dan
kemudian bekerja di Andersen Consulting demi memiliki uang agar dapat melanjutkan
kuliahnya ke S2 nya di Amerika.
Kuliah S2 di texas A&M University
Amerika diselesaikan dengan baik dan berniat kembali ke Indonesia untuk
membenahi PT Timah yang waktu itu kondisinya sedang susah. Dengan
mempertimbangkan banyak hal, akhirnya dia melanjutkan S3 di Amerika juga dengan
beasiswa.
Sejak saat itulah Arcandra melanglang
buana di Amerika dan bekerja di berbagai perusahaan internasional.
Meski tinggal di Amerika, kepeduliannya
atas tanah kelahirannya sangat tinggi. "Dia lah yang berada dibalik
negosiasi sehingga proyek Masella dilakukan onshore bukan offshore," ujar
teman dekat Archandra.
Menurut teman dekatnya ini, Presiden
Jokowi memberi sanjungan atas masukan Arcandra soal blok Masela. "Dia
menjadi teman berbincang presiden terkait sumber daya alam di Indonesia bila
sedang berada di tanah air," ujar sumber GATRAnews tersebut.
Berikut Profil Menteri ESDM baru:
Dr Arcandra Tahar
Pendidikan :
- ITB Teknik Mesin : 1989 -1994
- Texas A&M University Ocean
Engineering : 1996 – 1998
- Texas A& M Univeristy Ocean
Engineering (Doctor of Philosophy) : 1998 – 2001
Riwayat Pekerjaan
- Presiden Petroneering : 2013-2016
- Principal Horton Wison Deepwater :
2009 – 2013
- Principal dan Presiden Asia Pasific
AGR Deepwater Development System : 2007-2009
- Hydronynamics Lead FloaTec LLC 2006 –
2007
- Peneliti Technip Offshore : 2001 –
2006
- Asisten Peneliti Offshore Technology
Research Center : 1997 – 2001
- Technical Advisor Noble Denton : 2000
Skill
Product Development, Wave Basin Model
Testing, Offshore Field Measurement, Deepwater Platform Design and Analysis
(Spar, TLP and Semisubmersible), FPSO Analysis, Shallow Water Platform Design
and Analysis (Buoyant Tower), Mooring Design and Analysis, Riser Design and
Analysis, Naval Architecture, Hydrodynamics, Software Development, Asset
Integrity Management, Wave Energy, Offshore Drilling (Sumber: Gatranews)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar