HEBATNYA IBU
Makhluk Multitasking Itu Bernama
Ibu
Masak sambil gendong bayi, sambil
nyusuin, sambil apdet status bbm.... bisaaaa
Telponan sambil main candy crush
saga sambil nonton korea (sok2an drakor, asline uttaran).....keciiiilll
Rebus air buat mandi bayi,
sementara nunggu air panas beresin tempat tidur yg abis dipake perang2an duo
balita, sambil watsapan ngomongin harga cabe, rio haryanto, sby vs jokowi
hingga demo supir taksi.... sangguup
Kadang fisiknya masih di depan
kaca -sambil nyisir rambut yg 2 hari udah gak disisir- tapi pikiran sudah jauh
mengembara meninggalkan si raga....
Habis ini masak nasi, ngucekin popok mumpung bayi tidur, jangan lupa sms tukang
galon buat anterin galon, beli pulsa listrik, jemur dan lipet cucian, benerin
genteng bocor, nyari kayu bakar di hutan, zzzzz..... dst dst dst.
Saking banyaknya tab pikiran yg
dibuka, banyak hal yang menjadi tak optimal. Pas masak nasi, lupa rice cooker
gak dicetekin. Ketauannya waktu mau nyuapin bocah, buka magic com, dan
menemukan beras yang belom berubah wujud.
Pas itu pula pas bayi udah bangun dari tidur setengah jamnya dan mulai owek2
manja . Diiringi backsound "mah udah laper banget nih", si mama buru2
ke kamar buat ambil bayi sambil bilang "tunggu bentar lagi yaa"....
Karena buru2 kaki tak sengaja kecocok printilan mainan yang terserak di lantai. Terpaksa berhenti sejenak buat..... marah2 duluk. Wkwk
Karena buru2 kaki tak sengaja kecocok printilan mainan yang terserak di lantai. Terpaksa berhenti sejenak buat..... marah2 duluk. Wkwk
Dan Semua itu terjadi di satu
waktu, bersatu padu menghasilkan orkestra yang sungguh syahdu *mode lebay
diaktifkan.....
Itulah sebabnya ibu2 seharusnya
minum aqua 2x lebih banyak dari bapak2 biar gak kaya si cinta yang gagal
ngenalin rangga di bandara setelah 14tahun penantian panjangnya karna lupa
minum aqua (bukan iklan)
Kemultitaskingan ibu itu gawan
bayi (dari sononya-terkait dengan struktur otak) dan merupakan salah satu
kelebihan wanita. Hamdalah dikasih anugrah berupa kemampuan multitasking oleh
Gusti Allah. Apa jadinya kalo ibu2 gak punya kemampuan itu? Niscaya 24 jam
sehari takkan cukup untuk menyelesaikan kerjaan rumah tangga yang segambreng
tanpa ujung pangkal itu.
Meski begitu, multitasking yang terus2an tanpa jeda rentan menghadirkan stress tingkat dewa. Komputer aja perlu direfresh, sama halnya dengan multitasking mom, perlu direfresh juga biar gak gampang eror. Salah satu cara merefreshnya adalah dengan mengoptimalkan peran para bapak, selain piknik dan selfi tentu saja.
Meski begitu, multitasking yang terus2an tanpa jeda rentan menghadirkan stress tingkat dewa. Komputer aja perlu direfresh, sama halnya dengan multitasking mom, perlu direfresh juga biar gak gampang eror. Salah satu cara merefreshnya adalah dengan mengoptimalkan peran para bapak, selain piknik dan selfi tentu saja.
Bersabarlah wahai bapak saat
malam tiba mendadak istrimu bete dan uring2an. Karena energinya sudah terkuras
habis untuk hal2 runsing seperti cerita di atas. Tinggallah lelah yang tersisa.
Cukup sediakan telinga untuk mendengar keluh kesahnya dengan sabar. Sediakan
bahu lebarmu untuk bersandar. Berilah dia waktu jeda sesaat untuk rehat.
Sekali2 kasih surprais istri dengan bikinin indomih telor pake cengek sama es milo,
atau beri dia waktu meluruskan punggung sambil mbaca novel kesukaannya dengan
tenang tanpa rengekan balita2 itu. Sungguh itu hadiah yang lebih berharga
dibanding dikasih LM 5 gram (bo'ooong)
Buat bapak2 yg ldr an (harap
dibaca Mr. Anjar Satriono), cobalah jangan hanya nanyain kabar anak2 tok,
tanyakan juga kabar ibunya anak2, masih 'waras' kah mah? Ciptakanlah
pembicaraan yang berkualitas setelah seharian ia hanya bisa ngobrol dengan
balita. Kalo pas pulang, sesekali gantikanlah tugasnya ngurus urusan rumah
tangga. Sepiring nasi goreng dan segelas teh hangat bisa menjadikan harinya
bersemangat. Biarkan ia tidur sedikit lebih lama, atau beri kesempatan dia
untuk memainkan gitar berdebunya dan meluapkan emosinya melalui nyanyian
sumbangnya. *eaaa curcol
Jadi para bapak, bantulah para
ibu untuk bisa bermultitasking dengan sehat demi kesehatan jiwa istri, karena
sungguh multitasking itu sangat menguras energi dan mengaduk2 emosi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar