Minggu, 24 April 2016

GIVE AND TAKE



GIVE AND TAKE
Seorang ayah yang kaya mempunyai 3 orang anak dgn harta sebanyak 19 ekor kerbau. Ketika mendekati ajalnya, dia menulis wasiat membagikan warisan kepada ke tiga anaknya dengan pesan :
1/2 utk anak pertama,
1/4 utk anak kedua,
1/5 utk anak ketiga.
Setelah sang ayah meninggal, ketiga anaknya membagikan kerbau sesuai pesan ayah mereka.  Tetapi mereka menemukan kesulitan dan keganjilan bahwa masing2 mereka akan mendptkan bagian kerbau yg tidak utuh dan masing2 anak tdk mau mengalah & berusaha mendapatkan bagian utuh,karena harta peninggalan sang ayah ber jumlah 19 ekor kerbau.

Kabar tentang pertengkaran mereka terdengar oleh seorang bapak miskin yg hanya mempunyai 1 ekor kerbau.  Karena prihatin dgn hal tsb, akhirnya sang bpk menemui mereka, dan bersedia dengan ikhlas memberikan kerbau nya supaya masing2 anak mendapat bagian yg utuh, sehingga jumlah kerbau menjadi 19+1=20

Anak-anak itu setuju dan mereka mulai membagi :
Anak pertama mendapat :
1/2 dari 20 = 10 ekor
Anak kedua mendapat : 
1/4 dari 20 = 5 ekor
Anak ketiga mendapat :
1/5 dari 20 = 4 ekor.
Demikianlah masing-masing anak mendapatkan bagian yg utuh.
Dan totalnya ternyata 10+5+4=19.
            AJAIB KAN ???
Akhirnya tersisa 1 ekor yang diberikan kembali pada bapak miskin yang bijak tadi.

Percayalah jika kita memberi dengan ikhlas untuk menjadi bagian dari solusi, ternyata kita TIDAK KEHILANGAN sesuatu apapun, malah memberi manfaat bagi sesama karena Allah lah yang akan menggantikan semua itu.  Seperti dlm kasus ini walaupun sebenarnya sang bapak yg miskin tidak mengharap kerbaunya kembali, krn ia sebenarnya telah ikhlas menjadi bagian dari solusi.
Lebih dari itu bapak miskin itu akan akan mendapat  pahala yang sempurna di akhirat. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah bersabda,”Barang siapa yang memudahkan orang yang kesusahan maka Allah memudahkannya di dunia dan di akhirat.” (Riwayat Muslim)
Saudaraku…!
Pepatah jawa mengatakan “Sopo nandur bakal ngunduh”
Lebih dari itu Allah berfirman:
مَّنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا فَلِنَفۡسِهِۦۖ.... 
Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka untuk dirinya sendiri…(QS.Fussilat : 46)
Banyak hikmah yg tersirat di dalamnya. Satu diantaranya adalah:
Bahwa sesuatu yang kita berikan kepada orang lain itu hakikatnya kembali kepada diri kita. Kadang Allah berikan di dunia sebagai bonus. Kadang Allah sempurnakan di akhirat. Karena pahala amal itu yang sempurna akan diberikan di akhirat nanti


Tidak ada komentar:

Posting Komentar