Jumat, 04 Maret 2016

SEJATINYA AMAL SHOLIH ITU KEMBALI KEPADA DIRI SENDIRI


SEJATINYA  AMAL  SHOLIH ITU  KEMBALI  KEPADA  DIRI SENDIRI

Saudaraku...
Sejatinya, ketika kita beramal sholih hakikatnya kembali kepada diri sendiri. Apabila kita memberi, kita pasti akan menerima. Saat kita menolong orang lain, pada saat yang sama kita sedang menolong diri sendiri. Apa yang kita lakukan untuk orang lain, sebenarnya kita sedang melakukannya untuk diri kita sendiri.

Inilah rahasia kehidupan yang tersembunyi bagi banyak orang.  Bukan karena mereka tidak melihat kebenaran ini, tapi mereka tidak meyaqininya. Malangnya hari ini, banyak orang lebih senang  menerima daripada memberi. Lebih suka ditolong daripada menolong.  Hidup hanya berorientasi pada diri sendiri. Padahal agama mengajarkan tangan di atas lebih baik daripada di bawah.

Αda ilustrasi menarik yang dapat kita jadikan ibrah.
Seorang buta sedang berjalan dengan tongkatnya di malam hari. Tangan kanannya memegang tongkat, sementara tangan kirinya membawa lampu.  Pemandangan ini  mengherankan bagi seorang pria yang kebetulan melihatnya.
 Karena penasaran, pria itu bertanya,
"Mengapa anda berjalan membawa lampu?"
Orang buta itu menjawab, "Sebagai penerangan".
Dengan heran pria iτu bertanya lagi, "Tetapi, bukankah anda buta dan tetap tidak bisa melihat jalan meski ada lampu penerangan?"
Orang buta itu tersenyum sambil menjawab, "Meski saya tidak bisa melihat, orang lain melihatnya. Selain membuat jalanan menjadi terang,   ini juga menghindarkan orang lain utk tidak menabrak saya..."
Di saat kita melakukan sesuatu untuk orang lain, sebenarnya kita sedang  melakukan sesuatu untuk diri kita sendiri. Inilah rahasia kehidupan untuk hidup yang penuh berkah, berkelimpahan dan bahagia.

"Apa yang kita lakukan untuk orang lain, suatu saat pasti akan terjadi kepada kita".  Itulah hukum tabur tuai. Hukum tarik menarik yang merupakan Sunnatullah di alam semesta.

Semoga bermanfaat dan semoga ada inspirasi yang bisa kita terapkan dalam kehidupan ini.

Baarakallahu fiikum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar